Tidung, Sensasi Wisata Air di Jakarta

Haloo, mas bro dan mbak bro, terimakasih sudah mampir di tulisan pertama saya diblog ini. Ingin sekali saya berbagi tentang beberapa pengalaman travelling. Ok, mari kita mulai dari yang paling deket dulu, Pulau Tidung, Jakarta Utara.

Januari, 2012
Ini adalah plesiran kedua saya di pulau Tidung, yang pertama sekitar tahun 2010. Untuk ukuran wisata alam di Jakarta (kota yang penuh dengan pegunungan mall), pulau yang terletak di gugusan Kepulauan Seribu ini sungguh sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.
Oya, untuk memudahkan perjalanan, saya sarankan untuk menghubungi guide lokal (datanya googling aja ya, hehe), mereka akan sangat memudahkan rangkaian perjalanan kita, biasanya mereka sudah menyediakan paket-paket, semakin banyak orang semakin murah. Dia akan menyusun jadwal (ini bisa dibicarakan lebih dulu urutannya, dan sangat fleksibel), kemudian mengurus segala macam dari kapal, penginapan, makan, sepeda onthel, alat snorkeling, dll, pokoknya terima bersih aja, dan kehadirannya tidak mengganggu, karena ini pulau kecil, jadi kita bebas kemana aja kapanpun, dia hanya muncul di saat yang benar-benar kita butuhkan. Saat itu saya bersepuluh masing-masing Rp 340.000,-.

Muara Angke, Jakarta Utara, dermaga pemberangkatan
Saat mendengar nama dermaga pelabuhan Muara Angke, jangan berpikir ini dermaga besar dan eksklusif seperti di Televisi, aktualnya tempatnya agak kumuh, kotor & bau amis ikan. Untuk mencapai tempat ini saya tidak tahu apakah ada angkot pagi yang menuju kesini, pertama kali saat kesini sekitar tahun 2010 saya pakai Taxi, dan sekarang dianterin temennya temen.
Disinilah tempat pertemuan dengan si mas guide, waktu itu saya dengan mas (mmm, aduuh maafkan saya benar-benar lupa). Jarak pemberangkatan antar kapal kira-kira 15 menit, nunggu penuh, kapalnya ada banyak, jadi jangan takut ga dapet tempat. Jam kapal terakhir sekitar pukul 08.00WIB, jadi jangan sampe kesiangan ya! Buat kamu yang suka mabuk perjalanan, sangat disarankan minum obat anti mabuk dulu, karena saya sendiri sempet jekpot, apalagi waktu tempuhnya lumayan sekitar 2,5 jam.
Pulau Tidung, hari pertama
Saat mendarat di pulau ini,seakan Jakarta adalah tempat nan jauh disana,tenang, sejuk dan mempesona.
Setelah mendarat, destinasi pertama adalah home stay, di pulau ini kita biasanya menyewa rumah warga, jadi suasananya feel like home.
Terus si pemilik rumah asli pas kita sewa mereka kemana?”
Itu masih menjadi misteri, mungkin mereka menginap di rumah saudara, yah itu teori terbaik yang saya punya.

Foto keluarga dulu biar sah

Mulai Menyelam
Pukul 14.00WIB kami mulai snorkeling, enaknya grup, satu tema kita bisa satu kapal, jadi berasa kapal pribadi, dan ini sangat menyenangkan, melihat langsung berbagai macam ikan berwarna-warni dan biota laut yang sungguh indah, fix deh, kamu harus kesini, very recommended. Kapal juga sempat mendarat sebentar di pulau terdekat untuk sekedar menikmati es kelapa muda dan semangkok Indomie, mantab mas bro.
Bakar Ikan dan Jagung
Karena sorenya kecapekan, kita tidur, sayang banget!!! karena kami melewatkan sunset. Malemnya, meski masih kerasa capek kita paksain buat bangun, jadwalnya bakar-bakar ikan dan jagung, ini sudah masuk paket, jadi yang nyiapin semua si mas guide, kita tinggal lebbb aja. Habis itu kami jalan-jalan pakai onthel ke Jembatan Cinta, wooo tempatnya asik gaess, anginnya sepoi-sepoi, ga rame, romantis-romantis tipis gitu.
Pulau Tidung, hari kedua
Pagi hari nan cerah, kami jalan-jalan menyusuri beberapa pantai kecil, airnya lumayan bersih, setelah selesai berfoto-foto di beberapa spot cakep, kami menuju ke Jembatan Cinta lagi, suasananya tentu berbeda dengan semalam, terlihat lebih banyak orang, beberapa ada yang sekedar jalan-jalan seperti kami, memancing, berenang dan main banana boat.
Bedanya dengan saat dua tahun yang lalu, saat pertama saya kesini, jembatan menuju ke pulau sebelah masih bagus, masih bisa dilewati, jadi tim saya waktu itu menyempatkan untuk ke pulau seberang, namun kali ini grup saya tidak kesana, karena jembatan sudah rusak. Kabarnya sekarang tahun 2017 jembatan sudah diperbaiki dan bisa dilewati lagi.
Siangnya, setelah makan kami packing, pukul 11.00WIB kapal menyeberang lagi ke Muara Angke, karena sampainya siang kita bisa ketemu angkot yang mengantarkan ke halte Transjakarta terdekat.
Singkatnya, ini adalah perjalanan mini yang menyenangkan, kamu belum pernah kesana? Cobalah dengan teman-temanmu, dengan uang yang dikeluarkan, ga rugi deh, worth it banget.

Makasih banget udah baca, jangan kapok. Kalo sempet mampir ke cerita-cerita yang lainnya ya.

Related posts

Leave a Comment